Expanding the Laboratory Thought Style
Pagi ini di densha membaca The Scientific Attitude nya Grinnell, pp.65-67
Inti dari tulisan bab ini adalah peranan graduate students bagi independent investigator dalam mengembangkan thought style di laboratoriumnya. Graduate students bagi seorang independent investigator akan memberikan nafas baru, untuk melanjutkan kegiatan scientific di laboratory. Seorang investigator, biasanya sudah established dan agak sulit untuk mempelajari metode baru dalam sains. Style berfikirnya terbatas oleh pengalaman riset dan training yang telah dilewatinya. Akan tetapi dia tetap harus empelajari suatu problem baru, atau pendekatan baru terhadap masalah yang lama, untuk menjaga kesinambungan kegiatan scientific di laboratory-nya. Tapi mempelajari problem, tema atau metode baru memerlukan rigorous effort. Harus membuka halaman demi halaman text book yang menguraikan dasar metode tsb., membaca satu persatu journal yang berkaitan dengan progress terbaru. Berat, tapi proses ini tak boleh tidak harus dilewati. Kalau pemahamannya bersifat marginal saja, riset yang dilakukan akan sama saja dengan yang lain, "just more of the same". Dalam hal ini keberadaan graduate students, post doctoral fellow merupakan hal yang penting, karena dapat dimanfaatkan untuk tujuan tsb. Mereka bertugas sebagai partner kerja yang akan memperkenalkan metode dan gagasan baru ke laboratorium tsb.
Saat datang ke conference atau eksibisi, graduate students biasanya kembali dengan semangat untuk menguji metode baru yang diperkenalkan dalam event tsb. Hal ini disebabkan mereka memiliki semangat dan niat untuk mempelajari segala sesuatu yang baru dalam sains. Selanjutnya, seorang investigator memberikan kesempatan pada mereka untuk mengaplikasikan metode itu, dan memberikan pengalaman dan gairah scientific. Biasanya investigator tsb. tidak akan tergerak untuk terjun pada suatu metode sampai eksperimen mahasiswa tsb. menunjukkan hasil yang positif, yang mengindikasikan potensi dan signifikansi
metode itu dalam menopang thought style yang telah ada di laboratorium.
Inti dari tulisan bab ini adalah peranan graduate students bagi independent investigator dalam mengembangkan thought style di laboratoriumnya. Graduate students bagi seorang independent investigator akan memberikan nafas baru, untuk melanjutkan kegiatan scientific di laboratory. Seorang investigator, biasanya sudah established dan agak sulit untuk mempelajari metode baru dalam sains. Style berfikirnya terbatas oleh pengalaman riset dan training yang telah dilewatinya. Akan tetapi dia tetap harus empelajari suatu problem baru, atau pendekatan baru terhadap masalah yang lama, untuk menjaga kesinambungan kegiatan scientific di laboratory-nya. Tapi mempelajari problem, tema atau metode baru memerlukan rigorous effort. Harus membuka halaman demi halaman text book yang menguraikan dasar metode tsb., membaca satu persatu journal yang berkaitan dengan progress terbaru. Berat, tapi proses ini tak boleh tidak harus dilewati. Kalau pemahamannya bersifat marginal saja, riset yang dilakukan akan sama saja dengan yang lain, "just more of the same". Dalam hal ini keberadaan graduate students, post doctoral fellow merupakan hal yang penting, karena dapat dimanfaatkan untuk tujuan tsb. Mereka bertugas sebagai partner kerja yang akan memperkenalkan metode dan gagasan baru ke laboratorium tsb.
Saat datang ke conference atau eksibisi, graduate students biasanya kembali dengan semangat untuk menguji metode baru yang diperkenalkan dalam event tsb. Hal ini disebabkan mereka memiliki semangat dan niat untuk mempelajari segala sesuatu yang baru dalam sains. Selanjutnya, seorang investigator memberikan kesempatan pada mereka untuk mengaplikasikan metode itu, dan memberikan pengalaman dan gairah scientific. Biasanya investigator tsb. tidak akan tergerak untuk terjun pada suatu metode sampai eksperimen mahasiswa tsb. menunjukkan hasil yang positif, yang mengindikasikan potensi dan signifikansi
metode itu dalam menopang thought style yang telah ada di laboratorium.


<< Home